Sahabat dari Hati
Sahabat?? Iya sahabat. Entah kenapa hari ini. pagi ini aku
ingin sekali menulis sesuatu tentang sahabat. Aku lebih tertarik menulis
tentang sahabat ketimbang tentang percintaan. Bukan karena aku tak ingin
meraskan jatuh cinta. Atau bahkan benci dengan percintaan. Yah sudahlah, hari
ini biarkan aku menekan tuts keybord notebookku dan merangkai kata untuk
sahabat.
Kata orang sahabat itu selalu menyenangkan sahabatnya.
Bahkan ia rela berbohong asalkan sahabatnya senang. Bagiku sahabat tak seperti
itu juga. Sahabat adalah orang yang mengatakan kebaikan meskipun itu pahit pada
sahabatnya. Meskipun ia tahu konsekuensi dari kejujuran adalah dijauhi. Ia rela
hubungannya tak sperti dulu lagi asal bisa melihat sahabatnya tercinta baik. Ia
tak peduli dikatakan ini itu karena ia tahu itu pasti terjadi. Keburukan selalu
menolak kebenaran. Tapi kebenaran tak akan pernah kalah dari keburukan.
Bagaimanapun tulusnya orang memuji bagiku jauh lebih tulus
yang mengoreksi. Upsst, tapi beda lagi yang kerjanya hanya mencari kesalahan
orang lain untuk menjatuhkan. Orang seperti itu pecundang. Whats pecundang?
Yah, karena ia tak ingin ada saingan. Selalu merasa benar. Nah orang seperti
ini yang harus diwaspadai. Meskipun kita harus berhati-hati pula karena
ternyata mengoreksi karena perhatian beda tipis dengan mengoreksi karena ingin
menjatuhkan.
Apapun itu, aku butuh sahabat yang selalu mengoreksiku
ketika ku salah.
Aku butuh, aku butuh, betul-betul aku butuh….hehe alay deh
16 Juni 2012

0 komentar:
Posting Komentar