Senin, 10 November 2014

Gaza dan Kau

Innalillah. Mendengar kabar tentang Gaza dan mendengar kondisi ade, keduanya membuat hati saya tercabik. Marah tapi apa daya ya Allah kecuali melanjutkan perjuangan yang sudah dimulai demi tidak berulangnya kondsi-kondisi menyakitkan seperti diatas.
Ada yang bilang jangan meminta masalah dimudahkan tapi mintalah pundak dikuatkan, tapi saya akan meminta keduanya "Ya ALLAH ringankanlah, mudahknlah segala permasalahan yang dihadapi adikku. Tidak harus mudah dihadapan semua manusia ya Allah, tapi paling tidak adikku  bisa melihatnya sebagai sesuatu yang mudah dan ringan. Berilah kekuatan padanya, kuatkanlah pundaknya dalam menghadapi segala ujian dari-Mu. Aamiin.
Kita pun harus ingat pesan ini: "Jika kau tidak menemukan bahu untuk bersandar, maka ketahuilah bahwa selalu ada tempat untuk bersujud." Karena berbagai penyebab kita tak selalu bisa menemukan bahu tempat bersandar ketika ujian datang. Tapi pemilik, pelaksana, sekaligus pengawas ujian itu selalu ada bersama kita. Maka pilihan terbaik ketika ujian terasa menyesakan dada adalah mengembalikan ujian itu kepada pemiliknya. Meminta jalan keluar, kemudahan dan kekuatan dalam sujud kita kepada-NYA. Kami yang mengaku saudara seideolgi dengan ade tak selalu bahkan kebanyakan tak bisa bersama untuk memberikan bahu kami sebagai tempat ade bersandar ketika lelah dan melemah, tapi ketahuilah Zat yang menciptakan kami, bahu-bahu kami tidak pernah meninggalkan ade.


Kau berterima kasih atas doa dari saudarimu. Kau bahkan mengatakan menyandingkan masalahmu dengan masalah saudari kita di Gaza tak sepadan. Masalahmu dengan mereka sungguh tidak ada apa-apanya. Mereka telah kehilangan keluarga bahkan kehormatannya. Sedangkan kau masih ancaman dibunuh ditambah beberapa lebam di tubuh akibat pukulan yang mungkin menurut mereka belum seberapa. Rumah mereka di bom. Darah bercucuran bisa jadi lebih deras dari air mata yang kini kau keluarkan.
Dia mohonkan dirimu kekuatan, tapi sesungguhnya doanya ini sudah memberimu kekuatan. Kau mengaku malu dengan kondisimu mengahadapi masalah yang belum seberapa ini jika dibandingkan dengan mereka. Walaupun mungkin dimata orang lain masalah ini cukuplah besar. Tapi hingga kini kau masih sangat yakin bahwa Allah memberikan ujian ini karena Dia tau bahwa atas kehendaknya kau mampu melaluinya. Mungkin saat ini kau masih terlihat tertatih melewati kerikil-kerikil tajam yang bahkan melukai kaki hingga membuat sekujur tubuh kesakitan, tapi kau yakin bahwa di depan  ada obat yang akan mengobati luka ini. Hanya butuh proses dan keinginan yang kuat serta doa untuk mampu sampai ke garis finish.
Maros, 13 Ramadhan 1435 Hijriah/ 11 Juli 2014

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 Rumah Baca